Kamis, September 29, 2016

Cara Registrasi e-Faktur

Jalankan ETaxInvoice.exe pada folder aplikasi yang tersedia.
1. Saat melakukan registrasi aplikasi e-Faktur Pajak, pastikan komputer terhubung dengan internet. Apabila menggunakan internet proxy, lakukan setting proxy terlebih dahulu pada form Pilih Database dengan mengklik linkSeting aplikasi 

pic1

2. Lakukan koneksi ke database Aplikasi e-Faktur dengan memilih Lokal Database, lalu klik tombol Connect. Pada saat dijalankan pertama kali, akan tampil form Register ETax Invoice.
3. Isi NPWP PKP dengan benar.
4. Klik tombol Open pada Sertifikat User lalu arahkan ke folder penyimpanan Sertifikat User. Pilih file sertifikat digital kemudian klik Open maka akan tampil form Passphrase Certificate. 
  • Isi Passphrase dengan benar. Passphrase adalah password/kode yang dimasukkan PKP pada saat meminta Sertifikat Digital ke KPP.
  • Klik tombol OK.
  • ·Jika Sertifikat User atau Passphrase yang dimasukkan tidak sesuai maka akan tampil pesan Error. Klik tombol OK dan ulangi kembali registrasi dari langkah nomor 3.
efaktur2
5.Isi Kode Aktivasi dengan kode aktivasi yang PKP gunakan untuk meminta Nomor Seri Faktur Pajak ke KPP.
6.Klik tombol Register maka user akan diminta memasukkan Captcha dan Password.
7.Masukkan Captcha dan Password 
  • Isi Captcha dengan benar. Jika tampilan Captcha kurang jelas tekan tombol Refresh.
  • Isi Password dengan password yang PKP gunakan untuk meminta Nomor Seri Faktur Pajak ke KPP.
8.Klik tombol Submit atau tekan (Alt+S)

Mengapa Anda Gagal Saat Aktifasi, Padahal Cara yang sama sudah sesuai dengan petunjuk di Atas??

Jawabannya, adalah NPWP anda belum diaktifkan sebagai PKP yang berhak menggunakan e-FAktur.
Sesuai Aturan DJP, Aktifasi eFaktur untuk PKP Jawa dan Bali  baru bisa dilakukan mulai tanggal 1 juli 2015, Kecuali beberapa PKP yang telah ditetapkan DJP untuk menggunakan eFaktur lebih dahulu.

Sekedar informasi, Aplikasi eFAktur ini rencananya akan diterapkan secara nasional mulai tanggal  1 Juli 2016

Catatan :


FILE SERTIFIKAT User akan selalu digunakan jika PKP akan melakukan pelaporan Data ke SISTEM DJP. Sehingga jika kita ingin melakukan pelaporan data ke SISTEM DJP harus dipastikan bahwa lokasi penyimpanan File SERTIFIKAT User tidak berubah ketika saat Registrasi awal Aplikasi.
Dalam hal kita memindahkan File Sertifkat User, kita harus mendaftarkan kembali Sertifikat User Tersebut melalui Menu Referensi/ Administrasi Sertifikat.

FAQ dan Syarat Mendapatkan Sertifikat Elektronik e-Faktur

Apa yang dimaksud dengan sertifikat elektronik? Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan  oleh penyelenggara sertifikasi elektronik (SE-20/PJ/2014)
e-Faktur
Apa fungsi sertifikat elektronik?
Sebagai prasyarat untuk mendapatkan layanan perpajakan secara elektronik (melalui akun PKP) dalam melaksanakan ketentuan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai seperti penggunaan aplikasi e-Faktur,permintaan nomor seri Faktur Pajak secara online dan layanan lainnya (SE-20/PJ/2014)
Bagaimana cara memperoleh sertifikat elektronik? PKP dapat memperoleh sertifikat elektronik dengan cara mengajukan permintaan Sertifikat Elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat. Pengusaha Kena Pajak dikukuhkan dengan menyampaikan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik. Selanjutnya petugas di KPP akan memandu PKP untuk melakukan prosedur berikutnya (SE-20/PJ/2014) 
Apa persyaratan dan ketentuan yang berlaku untuk meminta digital sertifikat?
  • Surat permintaan serifikat elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain
  • Pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah: 
    - Orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan 
    kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam UU KUP; dan 
    - Namanya tercantum dalam SPT tahunan PPh Badan tahun pajak sebelum tahun diajukannya surat permintaan sertifikat elektronik
  • SPT Tahunan PPh Badan sebagaimana dimaksud pada huruf b yang telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan sertifikat elektronik harus sudah disampaikan ke KPP denagn dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Badan beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT
  • Dalam hal pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf b namanya tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan, maka pengurus tersebut harus menunjukkan asli surat pengangkatan pengurus yang bersangkutan dan menunjukkan asli akta pendirian perusahaan atau asli penunjukan sebagai BUT/permanent establisment dari perusahaan induk di luar negeri dan menyerahkan fotocopy dokumen tersebut.
  • Pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a harus menunjukkan asli kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan asli Kartu Keluarga (KK), serta menyerahkan fotocopy dokumen tersebut.
  • Dalam hal pengurus merupakan Warga Negara Asing harus menunjukkan asli paspor, asli Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau asli Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), dan menyerahkan fotocopy dokument tersebut.
  • Menyampaikan softcopy pas foto terbatu yang dsimpan dalam compact disc (CD) sebagai kelengkapan surat permintaan sertifikat elektronik.
  • Seluruh berkas persyaratan di atas disampaikan ke Petugas Khusus yang bertugas di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di KPP tempat PKP dikukuhkan. 

Cara Menggunakan Aplikasi e-Faktur Pajak (ETAX)



Cara Menggunakan Aplikasi e-Faktur Pajak (ETAX) - Bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan aplikasi e-Faktur (ETAX), mungkin akan sedikit bingung, namun jika Anda sudah paham langkah-langknya, menggunakan aplikasi ETAX ini sangat gampang. 
Aplikaasi e-Faktur tidak memerlukan installasi, dengan kata lain anda tinggal copas folder Aplikasi ke drive mana saja , maka aplikasi akan dapat berjalan selama system requirementnya terpenuhi. Berikut ini ringkasan cara mengunakan aplikasi e-Faktur
image
1. Jalankan Aplikasi e-Faktur dengan menjalankan ETaxInvoice.exe pada folder aplikasi
2. Lakukan koneksi ke database Aplikasi e-Faktur.
3. Pada saat aplikasi dijalankan pertama kali, lakukan Registrasi Aplikasi e-Faktur.
4. Input data Lawan Transaksi melaui menu Referensi --> Lawan Transaksi --> Administrasi Lawan Transaksi atau Impor data Lawan Transaksi melalui menu Referensi --> Lawan Transaksi --> Import
5. Input data Barang/Jasa melalui menu Referensi --> Barang/Jasa --> Administrasi Barang/Jasa atau Impor data Barang/Jasa melalui menu Referensi --> Barang/Jasa --> Import
6. Input data Nomor Seri Faktur Pajak melalui menu Referensi --> Referensi Nomor Faktur
7. Input atau Impor data Faktur Pajak melalui menu Faktur
8. Upload data Faktur Pajak melalui menu Management Upload
9. Buat File PDF Faktur Pajak Elektronik melalui menu Faktur
10. Input atau Impor data Dokumen Lain yang dipersamakan dengan Faktur Pajak melalui menu Dokumen Lain
11. Lakukan Posting data faktur pajak yang telah dibuat melalui menu SPT --> Posting
12. Aktifkan SPT PPN 1111 melalui menu SPT --> Buka SPT
13. Tampilkan SPT Induk dan lengkapi datanya melalui menu SPT --> Formulir Induk
14. Rekam data SSP melalui menu SPT --> Formulir Induk
15. Tampilkan Lampiran SPT dan lengkapi datanya melalui menu SPT --> Formulir Lampiran
16. Buat file untuk pelaporan data SPT melalui menu SPT --> Buka SPT

Selasa, September 20, 2016

Seputar Pertanyaan tentang Amnesti Pajak


Berikut ini daftar pertanyaan yang sering ditanyakan dalam proses Amnesti Pajak.